Selayang Pandang

Poltekkes Kemenkes Sby di Usia 17 Tahun

Mimpi Polteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya saat ini adalah Menjadi pusat pendidikan tenaga kesehatan yang memiliki moralitas dan integritas dengan keunggulan kompetitif. drg. Bambang Hadi Sugito, M.Kes menyatakan bahwa untuk menjadi pusat pendidikan tenaga kesehatan (Center of Knowledge), berarti Poltekkes Kemenkes Surabaya harus menjadi perguruan tinggi riset dan pengembangan teknologi terkemuka dan modern. Mimpi besar tersebut dijabarkan dalam tiga misi utama, yaitu :
1. Melaksanakan integrasi Tridharma Perguruan Tinggi untuk mendukung pengembangan pengetahuan, moralitas, integritas dan kompetensi yang unggul serta kompetitif.
2. Melaksanakan tata kelola organsiasi dan sumber daya manusia yang baik, bersih, akuntabel, transparan dan terukur.
3. Mengembangkankerja sama dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengelolaan pendidikan.
Sejumlah program kerja unggulan telah dipersiapkan untuk menunjang terwujudnya mimpi besar tersebut. Beberapa program kerja tersebut diantaranya adalah dengan mengadakan berbagai event yang dapat menunjang kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti : Lomba Karya Tulis Ilmiah, Health Politechnic English Debate Competition (HPEDC), Elnika Competition, Pameran Karya Mahasiswa dan beberapa acara lainnya.
Pengembangan Poltekkes Kemenkes Surabaya juga tidak lepas dari peran para alumni. Hal ini tidak mengherankan, karena jumlah alumni Poltekkes Kemenkes Surabaya, sejak masih menjadi berbagai instansi dari Akademi Keperawatan, Akademi Kebidanan, Akademi Kesehatan Lingkungan hingga Akademi Teknik Elektromedik telah mencapai lebih dari 100.000 alumni yang tersebar diseluruh wilayah indonesia, dan luar negeri. Hal ini tidak mengherankan karena saat menjadi Akademi sebagian besar dari institusi akademi tersebut sudah ikatan dinas. Karena pentingnya peran alumni ini, maka Poltekkes Kemenkes Surabaya membentuk badan yang mengurusi hubungan Poltekkes
Kemenkes Surabaya dengan para alumni, disamping mengurusi bidang kemahasiswaan. Selain itu banyak program Poltekkes yang selalu melibatkan alumni, antara lain promosi Poltekkes Kemenkes Surabaya serta kuliah dan bimbingan technopreneurship bagi mahasiswa, termasuk beberapa kegiatan pengabdian masyarakat.
Berdasarkan UU No 12 Tahun 2012 Tentang Peranan Perguruan Tinggi dalam Tridharma Perguruan Tinggi, maka sejak tahun 2014 sampai sekarang kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen Poltekkes Kemenkes Surabaya harus melibatkan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surabaya. Oleh karena itu saat ini beberapa penelitian yang melibatkan mahasiswa sudah dilakukan dan kedepannya semua jurusan juga melakukan hal yang sama dimana hal ini sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sehingga Poltekkes Kemenkes Surabaya selain menghasilkan ahli madya juga menghasilkan mahasiswa yang memiliki keterampilan. Setelah lulus, mahasiswa tidak hanya memiliki ijazah tetapi juga memiliki SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah). SKPI merupakan surat keterangan yang berisi keterampilan yang dimiliki mahasiswa sehingga SKPI antara satu mahasiswa dapat berbeda dengan mahasiswa lainnya.
Selain program yang berhubungan dengan pendidikan, Poltekkes Kemenkes Surabaya juga memiliki program yang berhubungan dengan penunjang pembelajaran mahasiswa. Salah satu program tersebut adalah Program Kampus Biru. Program Kampus Biru ini adalah kegiatan menyelaraskan bangunan kampus Poltekkes Kemenkes Surabaya menjadi warna biru karena biru merupakan ciri dari Poltekkes Kemenkes Surabaya, sehingga nantinya kampus yang berada disurabaya dan luar surabaya memiiki warna yang sama.
Program lain yang direncanakan Poltekkes Kemenkes Surabaya adalah Program Asrama Terpadu, Asrama Terpadu ini rencananya akan terletak di kampus utama Poltekkes Kemenkes Surabaya. Program Asrama Terpadu ini bertujuan untuk menunjang visi Direktur Poltekkes Kemenkes Surabaya yaitu Global dan Kompetitif, sehingga harapannya dengan adanya Asrama Terpadu ini kemampuan bahasa inggris mahasiswa dapat ditingkatkan.

 

The Next Future of Poltekkes Kemenkes Surabaya

Berbagai upaya telah meningkatkan kualitas dari pada Perguruan Tinggi Poltekkes Kemenkes Surabaya. Satu diantaranya yakni dengan mengembangkan proses belajar mengajar di bidang Pendidikan Kesehatan di setiap Jurusan. Berbagai macam kegiatan pengabdian masyarakat juga mulai disemarakkan di berbagai kalangan untuk meningkatkan standar tingkat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa pelatihan mentoring juga turut dilakukan agar lulusan dari Poltekkes Kemenkes Surabaya nantinya akan memiliki budi pekerti dan sopan santun yang baik dan menjaga martabat sebagai Tenaga Kesehatan.
Poltekkes Kemenkes Surabaya juga telah mengembangkan pengkajian mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi, salah satunya dengan cara mengunggah segala kegiatan yang ada diPoltekkes Kemenkes Surabaya, merubah sistem pembelajaran menjadi serba online, seperti : e-learning,e-book, KRS online dan berbagai hal lainnya.Selain itu, saat ini Poltekkes Kemenkes Surabaya juga mulai menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi, rumah sakit, puskesmas dan perusahaan baik didalamnegeri maupun luar negeri.
Saat ini, Poltekkes Kemenkes Surabaya juga berencana membuka Program Studi S-2 Terapan di tiga jurusan diantaranya : Jurusan Teknik Elektromedik, Jurusan Keperawatan, dan Jurusan Kesehatan Lingkungan. Nantinya diharapkan Poltekkes Kemenkes Surabaya berubah struktur dari Politeknik Menjadi Institut. Dimana semua jurusan yang tersebar di 6 kota di Jawa Timur akan digabungkan menjadi satu di Surabaya.